Rindu Baitullah

Dikisahkan sejak pertama kali manusia diciptakan, dan Allah SWT bermaksud menjadikannya khalifah di bumi, para malaikat protes, kecuali Jibril dan Mikail. Mereka protes karena menurut pemikiran mereka, manusia akan saling berperang dan menimbulkan kerusakan di bumi ini.

Lho kok para malaikat tahu ya? Karena Allah SWT memberi mereka pengetahuan bahwa yang namanya manusia itu, didalam dirinya akan ditanamkan akal dan nafsu menjadi satu. Nah, menurut para malaikat, kalau akal dan nafsu masing-masing sih nggak apa-apa. Malaikat diberi akal tanpa nafsu… aman. Binatang diberi nafsu tanpa akal… aman. Tapi kalau digabung… wah bakal berabe… Betul banget sih, buktinya lihat saja berita di TV atau koran setiap hari.

Namun Allah SWT membantah para malaikat yang demo itu. Allah berkata, yang kalau dalam bahasa betawi sih begini kira-kira : “Emang lu pade tau ape sih? “. Dijawab seperti itu oleh Allah, para malaikat yang sedang protes tadi langsung merasa menyesal, seolah mereka seperti meragukan Allah SWT. Karena itu, dengan penuh penyesalan, mereka melakukan Thawaf di Arsy-nya Allah selama 7 hari tanpa henti.

Setelah 7 hari, Allah SWT menjawab taubat mereka, mengampuni mereka semua. Allah kemudian memerintahkan untuk membangun sebuah rumah di bumi, dimana jika manusia datang padanya membawa setumpuk dosa, kemudian melakukan thawaf, maka dosa-dosanya akan diampuni.

Itulah baitullah. Tempat dimana saudara-saudara kita dari berbagai penjuru dunia saat ini berkumpul, dengan membawa setumpuk dosa, dan melakukan thawaf dengan harapan akan diampunkan dosa-dosanya oleh Allah SWT.

Saat ini mungkin kita masih belum mendapatkan panggilan untuk berkunjung ke sana. Tetapi yakinlah bahwa ibadah Haji bukanlah milik orang-orang yang banyak uang, namun Allah SWT hanya akan memanggil umatNya yang merindukanNya. Karena itu mari kita tanamkan kerinduan kita pada baitullah.

Bagaimana caranya agar kita bisa dipanggil oleh Allah ke sana? Menurut para ulama paling tidak ada 3 syaratnya:

1. Rindu

Jadikan hati kita selalu rindu bertemu Allah dan RasulNya, serta rindu untuk bisa berkunjung ke baitullah. Ini kita lakukan dengan selalu memperbanyak doa agar Allah SWT ridho untuk mengundang kita ke sana.

2. Siap

Persiapkan mental, fisik dan ilmu. Kita bulatkan tekad untuk segera menunaikan ibadah haji sejak muda. Pelajari tata cara ibadah haji.

3. Usaha

Menabung semampunya. Sisihkan sebagian rizki yang Allah berikan dengan niat khusus untuk pergi beribadah haji.

 

Dengan melakukan ketiganya, mudah-mudahan Allah SWT akan mau melirik kita dan segera memanggil kita ke tanah suciNya. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke baitullah sebelum Allah memanggil kita untuk menghadapNya secara langsung. Amin YRA.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: