Utopia Teknologi

Seperti para kolonialis yang berlomba dan berebut wilayah-wilayah baru untuk dijajah. Seperti para pencari emas yang dilanda gold rush pada abad 19. Dan seperti James T. Kirk yang menjelajahi berbagai dunia baru dalam Star Trek. Itulah yang terjadi pada era digital, di dunia digital.

Para pionir digital telah membuka dunia baru, dunia tanpa batas yang penuh dengan impian dan peluang. Jika para kolonialis berebut tanah yang terbatas, di dunia digital semua orang bisa menciptakan lahan yang seluas-luasnya. Jika gold rush berakhir pada saat persediaan emas habis, maka di dunia digital semua orang bisa menciptakan tambang emasnya sendiri. Dan jika NCC-1701 terbatas pada mesin warp-nya untuk bisa “to boldly go where no man has gone before”, maka di dunia digital sudah tidak ada lagi batasan ruang dan waktu. Itulah mengapa dunia digital bisa maju begitu pesat dalam kurun waktu 70 tahun saja.

Dan yang paling mengagumkan dari semuanya adalah penciptaan dan perkembangan Internet, network of networks. Tidak ada yang tahu secara pasti berapa banyak jaringan yang terkoneksi dalam Internet.

Jaringan di masa depan, yang akan berevolusi dari Internet, akan memiliki 2 karakteristik: universalitas dan biaya rendah.

Setiap jaringan akan mampu berkomunikasi satu sama lain. Begitu mudahnya seperti menggunakan telepon. Saat ini untuk berkeliling di dunia digital membutuhkan beberapa perintah yang kadang masih membingungkan, sehingga seseorang bisa tersesat di dalamnya. Tetapi hal itu akan segera berubah, semuanya akan menjadi sangat mudah, bahkan masalah bahasa pun tidak akan lagi menjadi kendala.

Sehubungan dengan biaya, saat ini harga perangkat komputer tidak lebih mahal dari harga TV, dan terus menurun dengan kemampuan yang terus meningkat. Perangkat masa depan akan menggabungkan semua fitur digital standar seperti komputer, telepon, TV, video, email, perbankan, belanja, dan lain-lain, dengan harga yang sama seperti harga perangkat TV saat ini. Harga perangkat hanyalah sebagian kecil dari rendahnya biaya yang ditawarkan. Sebagian besar adalah berasal dari rendahnya biaya komunikasi. Seperti yang dikatakan Mitchell Kapor, pendiri Lotus Development: “Jika biaya video bisa terjangkau, maka biaya pesan text seharusnya mendekati nol”.

Tidak ada pasar yang dapat menolak teknologi jaringan. Hal ini akan merubah cara pembeli membeli dan cara penjual menjual. Sekarang seorang pembeli bisa memilih barang yang disukainya langsung dari komputernya, memesannya, dan barang itu akan tiba esok harinya. Bahkan jika menginginkan kerjasama jangka panjang, antara supplier dan buyer bisa memasang EDI yang bisa melakukan pemesanan otomatis dan pengiriman just-in-time. Satu-satunya yang sampai saat ini belum sempurna adalah mekanisme pembayaran. Masih terlalu banyak permasalahan yang terjadi pada sistem pembayaran kartu kredit, uang digital, maupun sistem perbankan itu sendiri. Tetapi hal itu tidak akan menghentikan arus perubahan yang terjadi.

Perubahan tidak hanya terjadi pada pasar, tetapi juga pada bisnis secara mendasar. Perusahaan akan berfokus pada satu atau beberapa aktifitas inti saja, dan melepaskan sisanya. Contohnya sebuah perusahaan manufaktur hanya akan berfokus pada memproduksi barang saja, sementara logistik dan distribusi akan diserahkan pada perusahaan lain yang berfokus pada freight forwarder. Perusahaan itupun, daripada harus memiliki dan mengatur armada truk dan kapal sendiri, lebih memilih untuk menyewa angkutan dari perusahaan lain lagi. Semua perusahaan memiliki fokus sendiri sehingga berjalan lebih efisien. Ini akan merubah peran dari perantara. Perusahaan yang berpikiran maju akan menempatkan diri pada posisi perantara untuk informasi, bukan barang.

Ini adalah era bagi perusahaan kecil. Di dunia digital, sebuah perusahaan kecil, dengan modal sangat kecil, dapat menghasilkan pendapatan yang sangat besar.

Ini adalah era dimana siapapun bisa menjadi apapun yang diinginkannya.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: